Lionel
Andres Messi dilahirkan di Rosario, Argentina, 23 tahun silam. Ia
adalah putra dari pasangan Jorge dan Celia Messi. Sejak umur lima tahun,
Messi sudah bermain sepakbola dengan sebuah klub lokal, Grandoli, yang
dilatih oleh sang ayah. Messi memang pemain bola berbakat alami, seperti
rivalnya saat ini, Cristiano Ronaldo. Olah tubuh dan kelihaiannya
menggocek bola bukan hanya didapat dari latihan, namun tumbuh secara
naluriah.
Namun
tidak seperti Ronaldo yang berfisik sempurna. Messi saat masih kecil
mengalami kelainan pertumbuhan. Dirinya divonis kekurangan hormon
pertumbuhan yang menghambat tinggi badannya. Alhasil, sampai usia
belasan tahun, tinggi badan Messi lebih kecil dua tahun dari teman-teman
sebayanya. Dokter pun mengatakan bila dibiarkan, tinggi maksimal Messi
hanya akan mencapai 140 sentimeter.
Namun,
meskipun demikian, Messi dapat menutupi kekurangannya tersebut dengan
bakatnya. Ketika bergabung di tim junior klub ternama Argentina Newell
Old Boys, Messi tak terkalahkan di lapangan. Pernah dalam suatu
pertandingan ia dengan mudah melewati dua pemain lawan bertubuh besar
(postur ideal). Lawannya yang lebih besar, yang pertama, dengan gampang
dilewati. Lawan keduanya, berusaha mencegat dengan memanfaatkan badannya
yang lebih besar. Tapi, dengan sedikit tipuan kaki, Messi dengan
bolanya bisa lewat dengan mulus sedang lawannya itu malah terjatuh.
Meskipun
gemilang di lapangan, namun kekurangan fisik Messi mengkhawatirkan
kedua orang tuanya. Sang ayah, Jorge, hanya seorang pekerja pabrik
dengan gaji kecil disamping melatih klub Grandoli yang berstatus
semi-pro. Saat itu, Messi memang menjalani terapi hormon, namun biaya
untuk hal tersebut tidaklah sedikit. Sekitar 650 US$ setiap bulannya.
Jorge hanya mampu membiayai terapi hormon Messi selama dua bulan
pertama. itupun dari seluruh tabungan asuransi kesehatannya.
Krisis
ekonomi yang dialami Argentina kala itu juga membuat Jorge sedikit
patah arang. Ia hampir berniat membawa keluarganya pindah ke Australia.
Namun untunglah hal tersebut urung terjadi berkat andil seorang pria.
Adalah
Charles Rexarch, Direktur Personalia Barcelona yang sedang berada di
Argentina untuk mencari pemain muda potensial. Kabar mengenai kehebatan
Messi sampai ke telinga Rexarch. Ia pun menemui bocah tersebut. Meskipun
mengetahui kekurangan fisik Messi, Rexarch tetap membawanya ke Spanyol
setelah melihat aksinya dilapangan. Messi kala itu berusia 13 tahun.
Awalnya,
pihak Barcelona juga ragu untuk mengontraknya karena mengetahui
kekurangan tersebut. Namun begitu melihat langsung aksi Messi di
lapangan, mereka langsung menyodorinya kontrak untuk ditandatangani.
Barcelona juga memutuskan untuk membiayai terapi hormon Messi sampai ia
mencapai tinggi maksimal. Tak hanya itu, mereka juga memberi pekerjaan
kepada ayah Messi, Jorge, dan rumah bagi keluarga Messi di Spanyol.
Berkat
terapi hormon, Messi dapat tumbuh hingga 169 sentimeter. Tinggi yang,
walaupun bukan ideal untuk seorang pesepakbola, namun merupakan tinggi
badan normal.
Di
Tim B Barcelona, ia mencetak 35 gol dalam 30 pertandingan. Prestasinya
membuat ia segera naik pangkat ke tim senior pada 2004. Tak sia-sia
Barca merekrutnya. Ia menjadi pemain termuda yang pernah mencetak gol
untuk timnya di Primera Liga Spanyol pada 2005, saat turun menghadapi
Albacete. Usianya baru 17 tahun, sepuluh bulan dan tujuh hari. Ia sering
dibandingkan dengan legenda Argentina Diego Maradona, termasuk oleh
Maradona sendiri. Golnya pada semi-final Piala Raja 2007 melawan Getafe
mengingatkan orang pada “Gol Terbaik Abad Ini” yang dicetak Maradona di
Piala Dunia 1986. Media Spanyol menjulukinya “Messidona”.
Pada
2005, Barcelona menawarkan kontrak baru hingga 2010 senilai €150 juta,
€30 juta lebih tinggi dari kontrak Ronaldo, yang masih dianggap sebagai
pemain terbaik dunia saat itu. Masih di tahun yang sama, ia untuk
pertama kalinya mendapat kesempatan untuk tampil di timnas senior
Argentina, melawan Hongaria. Setelah hanya 40 detik tampil, ia
dikeluarkan karena menyikut pemain lawan Vilmos Vanczak, yang menarik
kausnya saat ia berlari. Keputusan wasit itu mengundang kontroversi.
Maradona bahkan terang-terangan mendukung aksi Messi.
Ia
menjadi pemain termuda yang pernah tampil untuk Argentina pada Piala
Dunia 2006, saat menghadapi Serbia-Montenegro. Tidak hanya itu, ia juga
memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda dalam turnamen itu, dan
keenam sepanjang sejarah Piala Dunia. Pada September 2005, Barcelona
sekali lagi memperpanjang kontraknya, kali ini hingga 2014. Ia
memutuskan untuk memegang kewarganegaraan Spanyol (dengan prinsip dua
kewarganegaraan yang dianut negara tersebut, memungkinkan Messi menjadi
warga negara Spanyol dan Argentina sekaligus), dan dengan demikian bisa
membela Barca di Primera Liga. Sebelumnya, ia tidak bisa tampil karena
klubnya telah memenuhi kuota untuk pemain non Uni Eropa.
Tidak
seperti beberapa pemain bintang yang menikmati kehidupan mereka sebagai
selebriti, Lionel Messi adalah sosok yang tertutup. Selain dari aksinya
di lapangan hijau, ia jarang membuka mulut tentang kehidupan
pribadinya. Messi nyaris tak pernah mengumbar hubungannya dengan wanita,
namun tampaknya pemain bola memang merupakan magnet bagi para model.
Kini ia dikabarkan tengah dekat dengan model Luciana Salazar yang
berusia 28 tahun, setelah lepas dari Macarena Lemos, yang juga seorang
model. Tapi itu tak menyurutkan niat para fans untuk mendekatinya. Di
Peru, seorang wanita melompat ke hadapannya dari atas tribun penonton,
saat ia berjalan keluar dari lapangan. Messi berusaha memperingatkannya,
tetapi wanita itu keburu jatuh terguling di lapangan, sebelum
dikeluarkan oleh petugas keamanan.
Messi
merupakan pemain kidal yang serba bisa. Ia mampu tampil sama baiknya di
tengah, sayap, maupun sebagai penyerang. Kecepatan, kemampuan dribel
dan visinya adalah kelas dunia. Rivalitas antara dirinya dan Cristiano
Ronaldo, yang juga merupakan pesepakbola terbaik di dunia, sudah menjadi
legenda.
Kini,
Messi adalah pemain kunci klub Barcelona dan tim nasional Argentina.
Gerbang kesuksesan telah dimasukinya dengan kerja keras, bakat dan
kegigihan. Messi juga dikenal fokus pada karirnya dan menjauhi kehidupan
glamor. Hal-hal semacam ini justru menambah nilai positif Messi di mata
fans dan pendukungnya.